Rabu, 21 Oktober 2009

Flash Media Server untuk streaming video

Adobe ® Flash ® Media Server keluarga produk telah menjadi industri solusi terkemuka untuk streaming video dan real-time komunikasi. The ubiquity of the Adobe Flash Platform provides a rich viewing experience across virtually all operating systems and screens through integration with the Adobe Flash Player runtime, adopted on 98% of computer screens worldwide. Kehadiran dari Adobe Flash Platform menyediakan pengalaman menonton yang kaya di hampir semua sistem operasi dan layar melalui integrasi dengan Adobe Flash Player runtime, diadopsi pada 98% dari layar komputer di seluruh dunia.

With the release of Adobe Flash Media Server 3.5 streaming video software, customers will benefit further from a better video experience for their audience, enhanced digital rights management for H.264 video, DVR functionality, and scalability improvements. Dengan rilis dari Adobe Flash Media Server software video streaming 3,5, pelanggan akan mendapatkan keuntungan lebih dari pengalaman video yang lebih baik untuk penonton, peningkatan manajemen hak digital untuk H.264 video, DVR fungsionalitas, dan skalabilitas perbaikan.

How they all work together Bagaimana mereka semua bekerja bersama

Flash Media Server keluarga - Bagaimana mereka semua bekerja bersama

The integrated Flash Media Server family enables efficient video encoding and rich interactive streaming functionality, along with robust content protection and rights management — opening up new avenues for content monetization and distribution. Terpadu Flash Media Server memungkinkan keluarga dan efisien encoding video streaming interaktif yang kaya fungsionalitas, bersama dengan konten kuat perlindungan dan hak-hak penuh - membuka jalan baru untuk konten monetisasi dan distribusi.

ENCODE Encode


Flash Media Encoding Server software provides a fast and scalable solution for preparing FLV content from a vast range of formats for delivery on the Adobe Flash Platform. Flash Media Server Encoding perangkat lunak memberikan solusi yang cepat dan terukur untuk mempersiapkan FLV konten dari berbagai macam format untuk pengiriman pada Adobe Flash Platform.

Flash Media Live Encoder software enables you to capture high-quality live audio and video while streaming it in real time to Flash Media Server software or the Flash Video Streaming Service. Flash Media Encoder Live perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk menangkap hidup berkualitas tinggi audio dan video saat streaming secara real time untuk Flash Media Server software atau Flash Video Streaming Service.


PROTECT PROTECT


Flash Access software is a robust content protection solution that lets content owners, distributors, and advertisers realize new sources of revenue by providing seamless access to premium content. Akses flash perangkat lunak ini adalah suatu solusi perlindungan konten kuat yang memungkinkan pemilik konten, distributor, dan pengiklan menyadari sumber-sumber pendapatan baru dengan menyediakan akses tanpa batas ke konten premium.


STREAM STREAM


Flash Media Interactive Server software is a scalable, high-performance streaming media server that also supports multiway applications, including webcam chat, online games, VoIP, and a range of other interactive possibilities. Flash Media Interaktif Server perangkat lunak adalah scalable, kinerja tinggi media streaming server yang juga mendukung aplikasi multiway, termasuk webcam chat, game online, VoIP, dan berbagai kemungkinan interaktif lainnya.

Flash Media Streaming Server software streams protected, high-quality live and on-demand video. Flash Media Streaming Server stream perangkat lunak yang dilindungi, berkualitas tinggi hidup dan on-demand video. Focused on one-way streaming, Flash Media Streaming Server 3.5 is the easiest way to step up from progressive download and start streaming high-quality video to Flash Player and Flash Lite. Terfokus pada satu arah streaming, Flash Media Streaming Server 3,5 adalah cara termudah untuk meningkatkan dari progresif download dan mulai streaming video berkualitas tinggi untuk Flash Player dan Flash Lite.

PLAYBACK Playback


Adobe Flash Player 10 is a lightweight browser plug-in and rich Internet application (RIA) runtime that delivers consistent and engaging user experiences, stunning audio/video playback, and pervasive reach. Adobe Flash Player 10 adalah browser yang ringan plug-in dan aplikasi Internet kaya (RIA) runtime yang konsisten dan memberikan pengalaman pengguna menarik, menakjubkan audio / video playback, dan menyebar luas jangkauan.

The Adobe AIR® runtime lets developers use proven web technologies to build rich Internet applications that run outside the browser on multiple operating systems. Adobe ® AIR runtime memungkinkan pengembang menggunakan teknologi web yang telah terbukti untuk membangun aplikasi Internet kaya yang berjalan di luar browser pada beberapa sistem operasi.


Adobe Flash Lite® 3 is a highly optimized implementation of the Flash runtime for mobile phones, consumer electronic devices, and Internet-connected digital home devices. Adobe Flash Lite ® 3 adalah sangat dioptimalkan implementasi dari Flash runtime untuk ponsel, perangkat elektronik konsumen, dan internet tersambung rumah perangkat digital.


FLASH MEDIA SERVER FOR YOU FLASH MEDIA SERVER UNTUK ANDA


Flash Lite Komponen

Komponen Flash Lite v2.0
Deskripsi: This resource file includes ten Flash Lite components; Button component, Calendar component, Checkbox component, Contacts component, List component, Media data component, Messaging component, Pop-up component, Radiobutton component, and Scrollbar component. File sumberdaya ini termasuk sepuluh Flash Lite komponen komponen Button, Kalender komponen, komponen Checkbox, Kontak komponen, komponen Daftar, Media data komponen, komponen Olahpesan, Pop-up komponen, Radiobutton komponen, dan komponen Scrollbar. The components can be used to develop applications to devices supporting Flash Lite 2.0 (and above). Komponen dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk perangkat yang mendukung Flash Lite 2.0 (dan di atas). The developing environment requirements are Adobe Flash CS3 or CS4. Persyaratan lingkungan yang sedang berkembang adalah Adobe Flash CS3 atau CS4.

The resource is closely related to Guide to Flash Lite Components . Sumber daya terkait erat dengan Panduan untuk Flash Lite Komponen. Please give feedback on the components through the Flash Lite Discussion Board . Harap berikan umpan balik pada komponen melalui Flash Lite Discussion Board. For possible additional components and guidelines from the community, check Forum Nokia Wiki . Untuk kemungkinan komponen tambahan dan petunjuk dari masyarakat, cek Forum Nokia Wiki.
type: Jenis: Example Contoh
topics: topik: Development Process Proses Pengembangan
Flash Flash
Flash Lite Flash Lite
S60 S60
Series 40 Seri 40
UI UI
Touch UI Touch UI
UI Design UI Design
Usability Kegunaan
intended audience: dimaksudkan khalayak: Intermediate Intermediate

This updated resource file includes ten Flash Lite components; Button component, Calendar component, Checkbox component, Contacts component, List component, Media data component, Messaging component, Pop-up component, Radiobutton component, and Scrollbar component. File sumber daya diperbarui ini termasuk sepuluh Flash Lite komponen komponen Button, Kalender komponen, komponen Checkbox, Kontak komponen, komponen Daftar, Media data komponen, komponen Olahpesan, pop-up komponen, Radiobutton komponen, dan komponen Scrollbar. Calendar, Checkbox, Messaging, and Radiobutton components are new in Flash Lite Components v2.0. Kalender, Checkbox, Olahpesan, dan komponen Radiobutton baru dalam Komponen Flash Lite v2.0. The components can be used to develop applications to devices supporting Flash Lite 2.0 (and above). Komponen dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk perangkat yang mendukung Flash Lite 2.0 (dan di atas). The developing environment requirements are Adobe Flash CS3 or CS4. Persyaratan lingkungan yang sedang berkembang adalah Adobe Flash CS3 atau CS4. The resource is closely related to Guide to Flash Lite Components. Sumber daya terkait erat dengan Panduan untuk Flash Lite Components. Please give feedback on the components through the Flash Lite Discussion Board. Harap berikan umpan balik pada komponen melalui Flash Lite Discussion Board.

Sejarah, Definisi dari Multimedia

Istilah multimedia berawal dari teatre, bukan komputer, pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang lebih kaya daripada media tabel dan grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar 3 dimensi, foto video bergerak, animasi dan mendengar suara stereo. Output multimedia sekarang inikita jumpai dimana-manaantara lain cover majalah, video game film dll. Selain itu pula multimedia digunakan sebagai alat untuk meningkatkan bersaing.

Secara umum multimedia merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks, definisi lain dari multimedia, yaitu dengan menempatkanya dalam konteks, seperti yang dilakukan oleh hofstter(2001), multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi). Dalam definisi ini terdata elemen penting multimedia yaitu

  • Harus ada komputer yang mengkordinasikan apa yang dilihat dan didengar

  • Harus ada link menghubungkan kita dengan informasi

  • Harus ada alat nafigasi yang membantu kita

  • Menyediakan tempat bagi kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan informasi.

Disini penulis merangkum yang bersumber dari buku :

Suyanto M, “Multimedia Alat untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing”, Penerbit andi. Yogyakarta 2003.

Masking huruf dengan tween

Masking huruf dengan tween merupakan pengembangan dari mask. Masking huruf ini adalah penggabungan mask dengan animasi tween. Animasi ini menghasilkan kilatan putih yang bergerak. Animasi ini banyak digunakan pada judul maupun banner di web. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita mulai.

1. Klik tombol Insert layer di Timeline sebanyak 2 kali sehingga di timeline terdapat 3 buah layer.

insrt1

Tombol Insert layer di Timeline

2. Ubah nama masing-masing layer menjadi huruf2, animasi, huruf1 dan tempatkan seperti gambar di bawah ini:

mt-timeline

Tampilan layer di Timeline

3. Klik frame 1 layer huruf1 dan buatlah sebuah tulisan MASKING HURUF di stage. Berikan warna dengan kode #006600 pada tulisan tersebut. Seleksi tulisan tadi dan tekan Ctrl+C.

4. Klik frame 1 layer huruf2 lalu klik kanan stage dan pilih Paste in Place.

5. Klik frame 1 layer animasi dan buatlah sebuah persegi di stage. Berikan warna linear dengan kode #006600 - #FFFFFF - #006600

mt-color-mixer

Tampilan warna di Color Mixer

6. Seleksi persegi tadi dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan persegi sebagai Name dan Movie clip sebagai Type lalu tekan OK.

7. Tempatkan movie clip persegi tadi di sebelah kiri tulisan MASKING HURUF.

mt-persegi1

Letak persegi di frame 1

8. Klik kanan frame 15 layer huruf1 dan pilih Insert Frame.

9. Klik kanan frame 15 layer huruf2 dan pilih Insert Frame.

10. Klik kanan frame 15 layer animasi dan pilih Insert Keyframe. Ubah letak persegi di frame 15 layer animasi ke sebelah kanan tulisan MASKING HURUF.

mt-persegi2

Letak persegi di frame 15

11. Klik kanan frame 1 layer animasi dan pilih Create Motion Tween.

12. Klik kanan layer huruf2 dan pilih Mask.

13. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

Hasil animasi

Sedikit tips : jika anda ingin membuat tulisan dengan warna lain ubahlah terlebih dahulu warna tulisan yang ada di layer huruf1 dan huruf2, lalu klik 2 kali movie clip persegi dan rubah perpaduan warnanya. Misalnya jika warna yang digunakan biru, maka rubah warna di tulisan menjadi biru kemudian ubah warna linear pada movie clip persegi menjadi biru di kanan dan di kiri serta putih di tengah.

Kilatan pada gambar

Pada tutorial kali ini akan membahas pemberian efek kilatan pada sebuah gambar. Efek kilatan tersebut adalah hasil penggabungan mask dan animasi tween. Warna dari kilatan pada tutorial di bawah ini dapat anda ubah sesuai keinginan anda.

1. Klik tombol Insert Layer sebanyak 2 kali sehingga di timeline terdapat 3 buah layer. Ubah nama masing-masing layer menjadi shape, efek, gambar dan letakan seperti di bawah ini :

timeline2

Tampilan pada timeline

2. Klik frame 1 layer gambar dan tekan Ctrl+R. Pada kotak dialog yang muncul, cari gambar yang anda ingin masukkan dan tekan Open. Sebagai contoh kami menggunakan gambar berikut :

pic11

Gambar yang digunakan

3. Klik frame 1 layer shape dan gambarlah tempat yang ingin diberi kilatan. Gambar yang digunakan sebagai tempat kilatan hanya yang bertype shape saja.

pic21

Shape warna biru di atas sebagai tempat kilatan

4. Klik frame 1 layer efek dan buatlah sebuah persegi dengan panjang 70 pixel dan lebar sama dengan lebar stage.

5.Beri warna bertype linear dengan kode #FFFFFF alpha 0% - #FFFFFF alpha 100% - #FFFFFF alpha 0% pada persegi tersebut

colormixer

Tampilan pada Color Mixer

6. Seleksi persegi tadi dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan efek sebagai Name dan Movie clip sebagai Type lalu tekan Ok. Tempatkan movie clip persegi di luar stage sebelah kanan.

pic3

Letak movie clip persegi di frame 1

7. Klik kanan frame 30 layer shape dan pilih Insert Frame.



8. Klik kanan frame 30 layer gambar dan pilih Insert Frame.

9. Klik kanan frame 30 layer efek dan pilih Insert Keyframe. Ubah letak movie clip persegi di frame 30 ke luar stage sebelah kiri.

pic4

Letak movie clip persegi di frame 30

10. Klik kanan frame 1 layer efek dan pilih Create Motion Tween.

11. Klik kanan layer shape dan pilih Mask

12. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

Kilatan pada katana

13. Contoh yang lainnya :

Kilatan pada gigi

Membuat Keyboard

Mengetik menggunakan keyboard sudah biasa, tapi kali ini kita akan mengetik dengan menekan tombol yang sudah disediakan. Prinsipnya sama seperti kalkulator. Jika tombol pada kalkulator ditekan akan muncul angka, pada tutorial di bawah ini akan muncul huruf.

1. Buatlah sebuah flash document.

2. Buatlah sebuah input text di stage. Seleksi input text tersebut dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan kertas sebagai var dan aktifkan tombol show border around text.

3. Buatlah sebuah persegi berwarna merah dengan hitam sebagai warna garisnya. Seleksi persegi tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan kotak_btn sebagai instance name dan button sebagai type lalu tekan ok.

4. Seleksi kotak_btn di stage dan tekan Ctrl+D sebanyak 27 kali.

5. Buatlah 27 buah static text masing-masing bertuliskan huruf abjad a-z, Space, Clear All.

6. Letakkan setiap static text tadi di tengah-tengah kotak_btn. Atur ukuran kotak_btn yang ditempati static text bertuliskan Space dan Clear All menjadi lebih besar.

7. Setelah masing-masing static text terpasang pada seluruh kotak_btn. Atur letaknya sehingga seperti gambar di bawah ini :

ltak-kybord

8. Berikan seluruh kotak_btn di stage dengan instance name seperti gambar di bawah ini :

Arahkan kursor mouse pada salah satu kotak untuk mengetahui instance namenya

9. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel actions yang muncul masukkan script berikut :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
//membuat variable bernama kertas dengan nilai kosong
kertas = "";
//membuat array bernama yang di dalamnya berisi kumpulan huruf abjad
huruf = ["a", "b", "c", "d", "e", "f", "g", "h", "i", "j", "k", "l", "m", "n", "o", "p", "q", "r", "s", "t", "u", "v", "w", "x", "y", "z"];
//membuat variable i dengan nilai 1 sampai 26
for (i=1; i<=26; i++) {
//membuat variable no di dalam i+"_btn" dengan nilai sama dengan i
_root[i+"_btn"].no = i;
//ketika i+"_btn" ditekan
_root[i+"_btn"].onPress = function() {
//menambahkan nilai pada variable kertas sesuai nilai pada array huruf yang

berdasarkan nilai variable no tombol ini dikurangi 1
kertas += huruf[this.no-1];
};
}
//ketika space_btn ditekan
space_btn.onPress = function() {
//tambahkan spasi di variable kertas
kertas += " ";
};
//ketika clearall_btn ditekan
clearall_btn.onPress = function() {
//nilai variable kertas menjadi kosong
kertas = "";
};
onEnterFrame = function () {
kertas.focusEnabled = true;

};
10. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya

Membuat Awan

Sebagai tambahan dalam pembuatan matahari, pada tutorial di bawah ini akan membahas cara membuat awan. Sama dalam pembuatan matahari, pada pembuatan awan ini juga mengandalkan filter.

1. Bukalah fla yang terdapat pada tutorial matahari.

2. Setelah membuka, lock terlebih dahulu Layer 1 lalu tekan tombol Insert Layer pada timeline.

timeline

Tekan tombol di tempat kursor berada pada gambar di atas, untuk lock layer

3. Pada layer yang baru buatlah sebuah objek berupa shape berwarna putih tanpa garis yang akan digunakan untuk awan.

shape

Contoh objek yang digunakan untuk awan

4. Seleksi objek tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan awan sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok.

5. Klik movie clip awan di stage dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul tekan tab filters.

6. Setelah berpindah ke panel filters, tekan add filter dan pilih Blur. Ubah Blur X menjadi 11, Blur Y menjadi 11 dan Quality Low.

blur

Tampilan pada Blur

7. Tekan add filter lagi dan pilih Glow. Pada Glow yang muncul masukkan settingan berikut : ubah Blur X menjadi 19, Blur Y menjadi 19, Strength 100%, Quality Low, dan color berkode #FFFFFF

glow

Tampilan pada Glow

8. Hasilnya kurang lebih seperti di bawah ini :